PDA

View Full Version : Pinggul Bahenol


knock
10-10-2015, 05:58 AM
Sengaja salah satu bagian
dari tubuh wanita ini, aku
jadikan judul karena memang
bagi sebagian kaum lelaki,
pinggul mempunyai daya tarik
sendiri. Aku sendiri kalau
melihat pinggul yang bahenol
dengan pinggang kecil dan
pantat yang bulat menantang
langsung berimajinasi betapa
nikmatnya jika pinggul dan
pantatnya kuelus dan
kuremas. Apa lagi jika buah
dadanya besar kenyal dan
putingnya masih kemerahan
dan menunjuk ke depan
(tidak ke bawah), wahh..
enaktenan.
Tapi di lingkungan sehari-hari
sulit sekali menemukan tipe
seperti yang aku sebutkan di
atas, ada yang pinggulnya
besar tapi pantatnya rata
alias tepos, ada yang
pantatnya bulat sekel tapi
pinggangnya rata dengan
pinggul, ada yang tidak
berpinggang, tidakberpinggul
dan tepos sekaligus dalam
satu kesatuan.
Nah aku mau ceritakan
pengalaman waktu SMP
dikerjain putri tunggal Boss-
ku yang pinggulnya sangat
bahenol, dengan pantat yang
bulat dan buah dada yang
wah.
Awal mulanya ayahku
memerlukan seorang tenaga
dinas luar untuk bagian
pemasangan iklan, tapi
karena jam kerjanya tidak
terlalu panjang usulan ayahku
ditolak oleh bossnya jika
harus memperkejakan orang
khusus untuk bagian ini.
Entah ide dari mana aku yang
waktu itu masih SMP kelas 2
ditarik ayah untuk mengisi
bagian tersebut, dengan jam
kerja pukul 13:00 sampai
dengan pukul 17:00, jelas aku
bisa kerjakan setelah pulang
sekolah.
Hari-hari pertama bekerja
aku di-training ke perwakilan
resmi harian ibukota yang
kesemuanya bermarkas di
jalan Gajah Mada Jakarta.
Semua berita harian nasional
aku sudah kenal, dan dari
sekian banyak biro iklan yang
ke sana, hanya akulah yang
paling muda (KTP saja belum
punya). Setiap selesai aku
diwajibkan kembali balik ke
kantorku yang di daerah
Kota. Boss-ku sudah cukup
umur, dan kalau hitungan
teliti sekali, tapi lamanya
minta ampun, biasanya
menunggu boss-ku
menghitung, aku duduk-duduk
di belakang ruangan kantor
yang memang khusus tempat
ngumpulnya para sales dari
divisi lain. Dan di ruangan
kantor depan hanya ada 4
orang, satu di antaranya
adalah putri tunggal boss-ku
yang menjabat sebagai
direktur operasional,
orangnya putih bersih, tinggi
sekali mungkin 180 cm-an,
waktu itu kalau berdiri aku
paling sepundaknya. Selalu
mengenakan span pendek
dengan stoking hitam.
Pinggulnya ketika berjalan
hampir dipastikan seluruh
orang menengoknya.
Pantatnya yang bulat dan
dadanya yang membusung
menambah daya tariknya
sebagai wanita.
Sebenarnya putri boss-ku ini
pengantin baru, tapi entah
kenapa malah tidak betah di
rumah, kadang-kadang aku
kalau lagi telat bisa sampai
jam 19.00 malam dan dia
masih ada di kantor. Menurut
gosip yang beredar di
kalangan sales (aku sering
menguping). Suaminya impoten
dan aku tahu bahwa pinggul,
pantat dan buah dadanya
bagus pun dari hasil nguping,
karena waktu itu aku kurang
mengerti masalah itu, yang
jelas melihat paha sedikit
saja, kemaluanku langsung
berdiri dengan tegaknya,
ditambah lagi aku sering baca
buku porno, jelas hasilnya
onani 3-5 kali per hari. Setiap
ada kesempatan pasti aku
langsung onani, kebanyakan
di WC, terutama di WC
kantor, pokoknya setiap ada
kesempatan.
Aku sering sekali
membayangkan putri boss-ku
ini ketika onani, terutama
kalau di WC kantor.
Sebenarnya aku sih tidak
bodoh-bodoh amat dalam
urusan itu, perjakaku pun
sudah kulepas di lokasi WTS
Kali Jodoh, tapi kan tidak
mungkin aku ke situ setiap
hari, dari mana uangnya?
Padahal buat pertarungan,
aku punya modal yang cukup.
Aku pernah di WC sekolah
dengan teman-teman
mengukur besar batang
kemaluan, dan ternyata aku
jadi pemenang, baik dalam
panjang maupun diameternya.
Alhasil aku pun dijuluki di
sekolah aEskondeaEt alias aEskontol
gedeaEt. Nah waktu onani aku
pun berkhayal begitu, aku
bagai seorang pahlawan yang
dapat memuaskan wanita-
wanitateman onaniku dengan
senjata kebanggaanku.
Tak terasa 3 bulan sudah
aku bekerja, sampai pada
suatu hari, karena ada iklan
kolom yang jumlah uangnya
besar dan pada teksnya
terdapat kesalahan, aku
harus menunggu sampai
malam, dan sialnya hasil
perbaikannya malah membuat
salah jumlah giro yang aku
bawa, untunglah bagian kasir
masih berbaik hati dan
menukarkannya dengan tanda
terima sementara. Pukul 19:30
aku sampai di kantor, lampu
sudah dimatikan semua,
hanya pos satpam dan
ruangan putri boss-ku saja
yang masih menyala, aku
langsung ke ruangannya.
aEsSelamat malam Bu,aEt sapaku
sopan.
aEsMalam, baru selesai Big?aEt
aEsYah Bu, tadi ada kesalahan,
jadi harus menunggu.aEt
aEsOh..aEt
aEsSekarang saya mau hitungan
dengan siapa, Bu?aEt tanyaku.
aEsOh ya Mama sudah pulang,
sini saya yang hitung!aEt
Aku meyerahkan semua bon
kepadanya.
aEsSaya tunggu di luar, Bu,aEt
aku pamitan.
aEsSilakan,aEt jawabnya singkat.
Aku menuju kantor belakang,
ternyata tak ada seorangpun
di sana, mungkin sudah
terlalu malam. Aku segera ke
kamar mandi dan
mengkhayalkan making love
dengan putri boss-ku. Seiring
dengan khayalanku yang
semakin indah aku mulai
melepas celanaku lalu mulai
mengocok-ngocok batanganku
dengan perlahan, busa sabun
yang melumuri batanganku
terasa nikmat sekali,
gerakankusemakin cepat, dan
mencoba mencapai puncak
kenikmatan secepatnya. Tapi
karena hari ini aku sudah 4
kali mengocok, di WC sekolah,
WC rumah dan terakhir di WC
kantor 2 kali, aku agak susah
keluar, aku lihat kepala
batanganku sampai memerah,
tapi tiba-tiba saja, aEsBrakk..aEt
pintu terbuka dan
menyembullah wajah yang ada
dalam khayalanku, aku kaget
setengah mati, begitu puladia
sampai berteriak. Aku segera
mencari celanaku, tapi sialnya
karena pintu terbuka jelas
aku tidak bisa mengambil
celanaku yang berada di balik
pintu kamar mandi.
aEsMaaf, Bu, saya lupa
mengunci pintu,aEt aku segera
minta maaf tanpa
menghiraukan batanganku
yang masih ereksi, aEsEh.. tidak
apa,aEt boss-ku pun agak
gugup dan kulihat pandangan
matanya tertuju pada
batanganku yang masih
mengacung menunjuk langit-
langit, dan tanpa disangka-
sangka dia langsung masuk
ke kamar mandi dan mengunci
pintunya, aEsEhh, Ibu mau
ngapain?aEt aku masih
kebingungan atas sikapnya.
aEsKamu tenang aja yah Big,aEt
kata boss-ku.
Dia langsung menanggalkan
seluruh pakaiannya dan
telanjang bulat di depanku,
aku pun mulai menyadari
keinginannya, tapi aku masih
takut karena dia adalah
boss-ku, untunglah dia dulu
yang mulai. Aku yang masih
mengenakan baju langsung
dilepaskannya, dan boss-ku
langsung dengan liarnya
menciumi seluruh tubuhku,
tangannya langsung saja
menggenggam batanganku
dan menarik-nariknya dengan
keras. Sungguh nikmatnya
luar biasa. aEsBig, kontol kamu
gede, bikin Ibu puas yah!aEt aku
pun tak bisa tinggal diam,
seluruh imajinasiku yang
kudapat dari buku stensilan
kupraktekan. Aku mulai
melumat bibir boss-ku sambil
tanganku bermain di
keduapayudaranya yang
membusung padat. Putingnya
yang kecil dan kemerahan
aku pilin-pilin, kadang aku
usap perlahan. Bibir dan
lidahku terus menjalar
menelusuri leher dan melumat
buah dadanya, boss-ku hanya
mengerang pelan. Rejeki ini
benar-benar aku manfaatkan
sebaik-baiknya untuk
memuaskan imajinasiku,
seluruh bagian tubuh boss-ku
tak ada yang luput dari
jilatanku, mulai dari jari
tangan, leher, buah dada,
perut, pinggul, pantat, liang
kemaluannya yang lebat
sampai paha dan jari kakinya
kujilat dan kucium.
Dan saat lidahku bermain di
liang kemaluannya dia
mengangkat sebelah kakinya
ke bathup, dengan begitu
aku semakin leluasa menyedot
klitorisnya dan memasukkan
lidahku ke dalam lubang
kemaluannya, boss-ku
meremas-remas rambutku
semakin kuat, sambil terus
menjilat kedua tanganku,
meremas dan memilin kedua
puting buah dadanya, aEsAchh,
Bigg..aEt rambutku terasa mau
tertarik dari akarnya saat
boss-ku melepas orgasmenya
yang pertama. Aku tak begitu
perduli, aku terus menciumi
seluruh bagian tubuhnya, dan
saat aku menciumi
punggungnya, senjataku
terasa nikmat terganjal di
antara belahan pantatnya
yang besar, tapi mungkin
boss-ku sudah naiklagi
nafsunya. Dibimbingnya
senjataku dari belakang,
aEsDorong, Big!aEt aku langsung
memajukan pinggulku dan
senjataku terasa memasuki
lorong hangat yang sempit,
aEsAchh, enak Big, terus yang
dalam!aEt boss-ku makin
meracau, sementara aku
sendiripun merasakan nikmat
yang luarbiasa, jepitan liang
kemaluannya terasa sekali
meremas batang kemaluanku.
Perlahan aku gerakkan
pinggulku maju-mundur,
sementara tanganku tak
tinggal diam meremas
danmemilin buah dadanya,
kian lama gerakanku semakin
cepat. Seluruh urat syarafku
terasa agak kaku dan aliran
darahku semakin cepat. Aku
mencoba mengeluarkan
spermaku secepatnya, tapi
mungkin akibat terlalu banyak
onani aku malah susah keluar,
sanpai boss-ku orgasme 8
kali dan mengalami berbagai
macam gaya barulah aku
mulai merasakan spermaku
sudah terasa di ujung
batanganku,
aEsBu.. saya mau keluar..aEt
aEsSebentar, Big, tahan!aEt
Dia lalu menggerakan
pinggulnya ke depan sehingga
batanganku tercopot, dia
langsung mengocok batang
kemaluanku dengan
tangannya yang halus,
sementara bibir dan lidahnya
menggelitik ujung dadaku
dengan rakusnya. Nafasku
bagai terhenti saat dengan
kuatnya dia melumat ujung
dadaku dan mempercepat
kocokan tangannya di batang
kemaluanku. Akhirnya seluruh
tubuhku bagai merindingdan
bergetar saat spermaku
terpancar dengan beberapa
kali denyutan-denyutan
kenikmatan di seluruh batang
kemaluanku.
Kulihat boss-ku tersenyum
puas, aEsBig, kamu termasuk
hebat dalam urusan ini,
besok-besok temanin Ibu lagi,
yah!aEt aku hanya mengangguk,
dan tanpa banyak kata-kata
lagi boss-ku langsung
mengenakan pakaiannya
kembali dan meninggalkanku
sendirian di kamar mandi.
Entah mimpi apa aku semalam
dapat bercinta dengan boss-
ku, yang jelas sejak saat itu
aku jadi tidak kekurangan
uang. Sayang sekarang dia
sudah keluar negeri mengikuti
suaminya, kalau tidak pasti
masih berlanjut sampai
sekarang.